Pekon Pasir Ukir
Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu - 18
Damas kastanto | 25 Mei 2026 | 84 Kali Dibaca
Artikel
Damas kastanto
25 Mei 2026
84 Kali Dibaca
PASIR UKIR - Sabtu (23/05/2026) Kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis ini tidak hanya memengaruhi tinggi badan, tetapi juga menghambat perkembangan otak dan masa depan anak. Di kawasan pedesaan, tantangan ini sering kali terasa lebih nyata karena keterbatasan akses terhadap bahan pangan beragam dan fasilitas kesehatan. Sebagai langkah intervensi cepat, Pemerintah Pekon Pasir Ukir mengadakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal menjadi tumpuan utama desa untuk memutus rantai stunting.
Mengapa Harus PMT Berbasis Pangan Lokal?
Selama ini, ada anggapan bahwa makanan bergizi harus mahal atau berupa produk pabrikan. Padahal, pedesaan Indonesia kaya akan sumber pangan lokal yang memiliki nilai gizi luar biasa.
Program PMT di pekon kini berfokus pada pemanfaatan potensi wilayah sendiri. Mengapa?
Kandungan Gizi Alami: Pangan lokal segar tanpa pengawet jauh lebih sehat untuk pencernaan balita.
Keberlanjutan (Sustainability): Mengajarkan orang tua bahwa mereka bisa memberikan makanan bergizi tanpa harus bergantung pada bantuan luar.
Kunci keberhasilan PMT di desa adalah kreativitas dan edukasi. PMT yang efektif wajib mengandung setidaknya satu sumber protein hewani setiap hari.
Strategi Keberhasilan PMT di Desa
Aksi pembagian makanan saja tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan strategi pendukung. Beberapa langkah krusial yang menentukan keberhasilan PMT di desa meliputi:
1. Peran Aktif Kader Posyandu dan PKK
Kader adalah ujung tombak. Mereka tidak hanya memasak dan membagikan PMT, tetapi juga melakukan door-to-door untuk memastikan makanan tersebut benar-benar dikonsumsi oleh balita sasaran, bukan oleh anggota keluarga yang lain.
2. Edukasi "Isi Piringku" kepada Orang Tua
Selama periode ini, orang tua diberikan edukasi mengenai pola asuh dan pola makan sehat. Tujuannya agar setelah program PMT selesai, orang tua bisa melanjutkan kebiasaan memberi makanan bergizi secara mandiri.
3. Pemanfaatan Dana Desa
Pemerintah desa memiliki peran vital dalam penganggaran. Alokasi Dana Desa untuk ketahanan pangan dan penanganan stunting dapat digunakan untuk membiayai pengadaan bahan baku PMT yang berkualitas.
Tantangan yang Harus Dihadapi
Meski terdengar ideal, pelaksanaan PMT di desa kerap menemui kerikil tajam. Salah satu tantangan terbesarnya adalah Gerakan Tutup Mulut (GTM) atau anak yang pemilih makanan (picky eater). Di sinilah peran kader dan ibu diuji untuk menyajikan makanan dengan bentuk yang lucu dan rasa yang disukai anak tanpa menghilangkan nilai gizinya. Selain itu, masalah sanitasi lingkungan dan akses air bersih di desa juga harus dibenahi. Sebab, sedalam apa pun gizi yang diberikan lewat PMT, jika anak sering terkena diare akibat lingkungan kotor, penyerapan gizi akan tetap terganggu.
Kesimpulan
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di desa bukan sekadar program "bagi-bagi makanan gratis". Ini adalah investasi jangka panjang untuk menyelamatkan generasi masa depan desa. Dengan gotong royong antara pemerintah desa, bidan, kader posyandu, dan kesadaran orang tua, stunting bisa ditekan, dan anak-anak desa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
789
Populasi
713
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
1502
789
Laki-laki
713
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
1502
TOTAL
Aparatur Pekon
Kepala Pekon
Ilyas Sahri
Sekretaris Pekon
YUDA BAHTIAR
Kaur Perencanaan
Febri Endi Irawan
Kaur Keuangan
SUTARI
Kadus I
HERI SUSANTO
Kadus II
HENI YUSNITA
Kadus III
AGUS SALIM
Kadus IV
PANUT SUTOMO
Kaur TU dan Umum
AMERTA CASONA
Kasi Pemerintahan
SUPARLAN
Kasi Pelayanan
DAMAS KASTANTO
Pekon Pasir Ukir
Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, 18
Hubungi Perangkat Pekon untuk mendapatkan PIN
Masuk
Agenda
Belum ada agenda terdata
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 41 |
| Kemarin | : | 72 |
| Total | : | 117,637 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.87 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Arsip Artikel
657 Kali
PEMBAGIAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BAGI BALITA STUNTING, IBU HAMIL KEK DAN IBU MENYUSUI DI PEKON PASIR UKIR
597 Kali
PELEPASAN MAHASISWA PRAKTEK KULIAH NYATA (PKN) POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
591 Kali
Pembangunan Masjid "SAMUDRA IMAN" Tahun 2021
586 Kali
MENSUCIKAN DIRI, IKLASKAN NIAT, MEMERIAHKAN BULAN SUCI DENGAN SAPARI RAMADHAN tahun 2021
572 Kali
PENYAMBUTAN DAN PENERIMAAN MAHASISWA PRAKTEK KERJA NYATA (PKN) POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
472 Kali
RAPAT KOORDINASI PEMBAGIAN SURAT KEPUTUSAN (SK)
464 Kali
Sosialisasi Desa Wisata Edukasi Berbasis PKK
9 Kali
PEKON PASIR UKIR RESMIKAN KAUR PERENCANAAN DAN KEPALA DUSUN 3 BARU
77 Kali
MEMPERKUAT PERAN PEREMPUAN DAN PENDIDIKAN ANAK : TP. PKK PEKON / BUNDA PAUD PEKON PASIR UKIR RESMI DILANTIK
83 Kali
Mengukir Senyum Sehat: Pentingnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Balita Stunting di Pekon Pasir Ukir
107 Kali
SEMANGAT GOTONG ROYONG DUSUN 4 PEKON PASIR UKIR
98 Kali
MEMPERERAT TALI SILAHTURAHMI PEMERINTAH PEKON PASIR UKIR GELAR SAFARI RAMADHAN
102 Kali
RAPAT KOORDINASI KINERJA PEMERINTAH PEKON PASIR UKIR TAHUN 2026
264 Kali
SERAH TERIMA JABATAN PENJABAT KEPALA PEKON PASIR UKIR KE KEPALA PEKON PASIR UKIR

Kirim Komentar